Ketika Dealer Mobil Ikut Merampas Hak Pejalan Kaki

Setelah membaca artikel yang di tulis oleh Mas Mitra tentang keberadaan trotoar yang kini telah alih fungsi, saya pun tertarik mencoba untuk membahasnya. Namun apa yang saya coba angkat, bukanlah alih fungsi trotoar untuk pedagang atau sekedar motor yang melintas diatas trotoar. Tetapi alih fungsi yang dilakukan oleh dealer mobil dari pabrikan besar. Baca lebih lanjut

Ketika Tak Ada Yang Bisa Membela Hak Pejalan Kaki, Seorang Ibu-lah Yang Menjadi Pahlawan

Video ini memperlihatkan seorang ibu-ibu yang mengusir para pemotor yang berkendara melalui ‘jalan pintas’. Sungguh berani ibu ini. Ketika aparat tak mampu lagi membela hak pejalan kaki, ibu inilah yang dengan berani mempertahankan haknya sekaligus membela hak pejalan kaki lainnya. Namun sebuah perjuangan membutuhkan pengorbanan. Lihat dalam video itu, seorang bapak berjaket jeans biru muda yang datang di menit 0.14 memberitahukan bahwa ibu ini gila kepada pengendara motor lainnya yang sedang melewati trotoar. Edan! Sebenarnya siapa yang gila? Pengendara yang merampas hak pejalan kaki, atau pejalan kaki yang mempertahankan haknya? Baca lebih lanjut

Ketika Aturan Lalu Lintas Kita Kembali Di Uji

Apriyani Susanti, pengendara Daihatsu Xenia yang menewaskan 9 orang. Sumber : Jawa Pos National Network

Mungkin apa yang saya tulis hari ini basi untuk sebagian orang. Namun tidak bagi saya yang jujur saja merasa teriris dengan kejadian ini. Betapa tidak, saya melihat video seorang anak yang sedang sakaratul maut oleh perbuatan seorang pengguna narkoba. Sungguh, peristiwa yang memilukan.

Adalah Apriani Susanti, Supir maut yang mengendarai Daihatsu Xenia B2479XI, yang berkendara dalam pengaruh narkoba dan memacu kendaraannya sampai 100  km/jam. Menurut penuturan saksi mata di TKP, mobil Dahatsu Xenia ini melaju kencang dan memang sudah naik ke trotoar dari jauh. Lalu mobil ini menabrak halte bus yang sedang ramai dari samping. Simak kutipannya dari Jawa Pos National Network : Baca lebih lanjut