Kecelakaan Karena Jin atau Ulah Manusia?

Malam malam utak atik TV, yang ada malahan acara setan-setanan. Berhubung judulnya menarik, saya jadi penasaran. Loh.. kok malah kayak pantun.. hahahaha.. Ya begitulah, tadi malam saya penasaran dengan sebuah acara di Trans7 yang berjudul Dua Dunia Mitos. Edisi malam tadi mengangkat misteri tentang Tol Cipularang. Awalnya saya hanya bisa tertawa melihat acara macam itu. Kok kecelakaan dihubung-hubungkan dengan mistis. Namun setelah menonton lebih jauh dan mengamati, banya pesan bagus dalam acara tersebut. Walau jujur saja, Trans7 membungkusnya denga sedikit norak, seperti acara misteri lainnya. Baca lebih lanjut

Inilah Jawaban Iblis Kepada Nabi Muhammad SAW

Siang ini saat sedang mencari penyegaran rohani, tak sengaja menemukan sebuah cerita yang luar biasa dari okezone.com.

Dari Muadz bin Jabal dari Ibn Abbas:

Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”  Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?” Kami menjawab: “Allah dan rasul-Nya yang lebih tahu”. Beliau melanjutkan, “Itu iblis, laknat Allah bersamanya”.

Umar bin Khattab berkata: “izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”. Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”

Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi. Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin”,
Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT. Sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?” Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa”. “Siapa yang memaksamu? ” “Seorang malaikat utusan Allah mendatangiku dan berkata: Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri. Beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. Jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin”.

“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh”.

Baca lebih lanjut