Tolong, Jangan Ngebut

Salah satu iklan layanan masyarakat ini hampir membuat airmata saya jatuh. Kenapa tidak, iklan ini menggambarkan orang-orang yang kehilangan keluarganya. Semua  orang yang tewas ini adalah akibat dari mengemudi melewati batas kecepatan. Entah sebagai pelaku atau-pun korban. Namun apapun itu, prilaku kita dijalan bisa saja membuat nyawa orang lain terancam. Hargai hak pengendara lain, karena mereka memiliki keluarga juga yang menyayanginya seperti kita.

Bayangkan, jika kita kehilangan orang yang kita sayang. Atau bahkan kita yang meninggalkan mereka. Bayangkan juga, jika orang lain harus mengalami itu. (*)

Check this out

Iklan

Inilah Alasan Menyalakan Lampu Di Siang Hari Bagi Sepeda Motor

Dengan menyalakan lampu di siang hari, anda akan semakin mudah terlihat.

Setelah kewajiban menyalakan lampu disiang hari bagi sepeda motor diumumkan oleh Polri, ternyata masih saja banyak orang yang belum paham keuntungan dari menyalakan motor di siang hari. Ada yang beralasan menyalakan motor di siang hari adalah pemborosan energi, ada juga yang merasa cahaya matahari sudah lebih dari cukup untuk membuat motor terlihat oleh pengendara lain. Bahkan ada yang mengeluhkan reflektornya meleleh kepanasan karena terus terusan meyalakan lampu di siang hari. Baca lebih lanjut

Helmiat, Aksesoris Motor Pengaman Anak Kecil

Berangkat kerja, hujan plus macet.. huahh! Lengkap sudah penderitaan. Sedang asik-asiknya menarik kopling, sebuah Yamaha Mio yang di kendarai ibu-ibu yang membonceng anaknya lewat di samping saya dengan kecepatan pelan.

“Jas hujan model setelan yang di pakai masing-masing, helm, hmmm.. cukup safety juga ibu ini” ucap saya dalam hati. Namun ada yang asing di mata saya dari Yamaha Mio ibu ini. Yaitu pada bagian belakangnya ada bangku sandaran khusus anak-anak. Ah, selagi macet coba keluarkan Nokia E63 saya dan menjepret seadanya. Pret!

Baca lebih lanjut

Attitude Rendah, Pemikiran Dangkal

Kali ini saya makan siang di warteg dekat kantor. Selesai makan saya membakar sebatang rokok dan sambil ngobrol bersama teman sesaat saya melempar pandangan ke arah jalan. Dan terkejut dengan apa yang saya lihat.

Hei Pak! Dimana santun mu?!

Bapak sakti ini berkendara tanpa baju, hanya bermodalkan rompi. Itupun tak di pasang dengan benar. Dan tak satupun atribut keamanan berkendara di pakai olehnya. Begitu juga sang anak. Sungguh sakti.. attitude rendah, pemikiran dangkal…. (*)

Katanya sayang anak.. Tapi kok…

anakdanhelm

Inilah salah kaprah dinegara kita. Selama ini artian sayang kepada anak tidak jauh dari perhatian, menafkahi dan seputar itu itu saja. Tapi inilah yang terjadi di negara kita. Keselamatan anak tidak dipedulikan. Tanpa helm, tanpa jaket yang layak mereka berada didepan posisi pengemudi, yang notabene BAPAK atau IBUnya sendiri. Hufff.. ngilu saya lihatnya.

Baca lebih lanjut

Safety Riding Campaign di Pamulang

Acara yang dibuat oleh Brother Engine Automotive Organization ini disambut gembira oleh Kapolsek Pamulang Bpk. AKP. Bambang Sugeng. Pada dasarnya sudah lama Kapolsek Pamulang ini mempunyai ide untuk menjadikan Pamulang kawasan wajib helm. Hanya saja beban kerja Kapolsek dan jajarannya sedang terfokus pada Operasi Ketupat. Baca lebih lanjut