Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘pelanggaran’

Salah satu pertanyaan dalam formulir pembuatan SKCK

Saat sedang membantu istri mengurus SKCK, saya memperhatikan formulir yang harus diisinya. Ada beberapa pertanyaan dalam formulir tersebut yang menggangu saya. Pertanyaan tersebut berbunyi :

  1. Apakah saudara pernah melakukan pelanggaran hukum atau norma – norma sosial lainnya?
  2. Pelanggaran hukum atau norma sosial apa?
  3. Sampai sejauh mana prosesnya? (lebih…)
Iklan

Read Full Post »

Pagi ini ketika sesampainya dikantor dan berselancar di dunia maya, saya tergelitik membaca sebuah berita dari Detiknews.

Jakarta – Aksi nekat sopir mikrolet M-16 jurusan Kampung Melayu-Pasar Minggu ini tidak patut untuk ditiru. Bukan saja nekat mengendarai angkutan umum tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM), sang sopir juga diketahui mabuk berat dan tertidur saat berada di lampu merah, Jl Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur.

Sopir tersebut diketahui berinisial Af (16). Dia ditemukan salah seorang pengendara motor yang saat itu melintas di Jl Otista Raya, tepat di depan MT Haryono Square.

“Waktu lampunya hijau angkot tidak jalan. Pas dilihat sopirnya tidur,” kata salah seorang pengendara, Ari (33), saat ditemui di Polsek Jatinegara, Kamis (24/11).

Ari mengaku saat itu dirinya dan juga pengendara lain geram karena angkot bernopol B 2945 WY itu tidak kunjung tancap gas walaupun terdengar riuh suara klakson motor dan mobil.

“Disamperin niatnya mau marahin dia, tapi begitu saya lihat tahu-tahu dia kayak orang yang nggak sadar,” kata Ari.

Melihat kondisi Af yang tengah mabuk berat, ari langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jatinegara yang berada di seberang tempat kejadian. Menurut Ari, saat itu angkot tengah membawa seorang penumpang pria.

“Penumpang langsung turun di lampu merah waktu tahu sopirnya enggak sadar,” tutur Ari.

Di hadapan polisi, laki-laki lulusan sekolah dasar itu mengaku bekerja sebagai sopir tembak. Dia mengakui bila dirinya dalam pengaruh minuman keras dan beberapa pil yang diduga narkotika.

“Saya dikasih 5 pil sama ciu (minuman keras),” kata Af masih dalam kondisi sempoyongan.

Remaja yang tidak memiliki identitas diri itu akhirnya diminta untuk membuat perjanjian agar tidak mengulangi perbuatannya lagi. Polisi pun menegur Af agar tidak nekat membawa kendaraan karena tidak memiliki SIM. Setelah dijemput oleh sopir asli mikrolet. (*)

Setelah saya membaca berita tersebut, ada yang membuat saya terheran-heran. Yaitu pernyataan pada paragraf terakhir, sang pelanggar hukum ternyata hanya mendapatkan tegoran. Ya! Tegoran.. Hal ini sangat berbeda dengan Undang-undang yang sudah bicara tegas tentang kelalaian pengemudi. (lebih…)

Read Full Post »

Semakin hari saya semakin muak melihat pelanggaran yang dilakukan oleh pengguna jalan. Dan keadaan ini semain diperparah dengan Undang-Undang lalu lintas yang seolah tak bertaring.

Pelanggaran lalu lintas seolah sudah menjadi mindset sebagian besar pengguna jalan di Republik ini. Berdasar hal itu pula, dan atas pengalaman saya berkendara, saya mencoba membaginya dalam beberapa sifat dasar pelanggar lalu-lintas.

(lebih…)

Read Full Post »

Makam Alm. Melanie Parmawatie (Foto : Joan Aviantara)

Tulisan ini bukan bermaksud membuka luka atau membuat kita terus larut dalam duka. Tetapi, kepergian Sist Melanie hari minggu lalu (06/02/11) membuat saya semakin geram melihat prilaku biadab pengguna jalan kita.

Sist Melanie yang saat itu menjadi boncenger dalam iring-iringan turing Milyst (Mailing List Yamaha Scorpio) meninggal dunia di RS Hasan Sadikin, Bandung, setelah motor yang dinaikinya di hajar oleh sebuah sepeda motor matic yang dikendarai oleh alay jalanan.

(lebih…)

Read Full Post »

%d blogger menyukai ini: