Apa Yang Lebih Penting Dari Sekedar Mencicil Motor Baru?

Ada kisah lama seorang teman yang menjual Yamaha Scorpio-nya dan menggantinya dengan sebuah Kawasaki Ninja 250. Uang yang di dapat dari penjualan Scorpio-nya digunakan sepenuhnya untuk membayar DP sang Ninja. Kemudian sang Ninja pun jadi miliknya dengan cicilan hampir menyentuh angka 1.7 juta perbulan.

Ia bukanlah orang kaya, namun Ia hanyalah seorang pekerja swasata dengan penghasilan kurang lebih 2.5 juta saja. Ketika saya tanya mengapa Ia nekat membeli motor yang cicilannya lebih dari separuh gajinya. Ia menjawab bahwa hal ini Ia lakukan selagi Ia bujangan dan belum memiliki tanggungan seperti saya. Jawaban standar seorang bujangan. Ya wajar memang jika kita mengejar sebuah impian dan sedikit nekat.

Namun tak berhenti di situ, perlahan Ia memodifikasi Ninja-nya dengan parts yang menurut saya harganya tak main-main. Knalpot saja bisa 2 juta? WOW! belum lagi parts lainnya. Dan itu semua belum termasuk biaya service yang juga tidak murah. Sehingga wajar saja saya sering mendengar dia bokek.. Hihihi..

Terkadang saya iri dengan keadaannya yang masih bujang dan mampu membeli segalanya tanpa memikirkan tanggungan hidup. Sampai sebuah kejadian menyadarkan saya. Baca lebih lanjut