Ketika Pemimpin Tak Bisa menjadi Panutan

Seorang pemimpin harus bisa menjadi teladan bagi mereka yang dipimpinnya..

Itulah sepenggal kalimat yang terucap dari almarhum Kak Hendro. Kak Hendro bukanlah siapa siapa di negara ini. Beliau adalah senior saya ketika Paskibra sewaktu SMA dulu. Beliaulah yang sedikit banyak menempa mental saya dengan ajaran menjadi sorang pemimpin yang baik. Karena Ia jugalah saya akhirnya terpilih menjadi Ketua Paskibra SMU Bakti Idhata tahun 2001 – 2002, sekaligus menjadi Ketua Dewan Pembina Paskibra SMU tersebut ketika saya lulus. Namun Allah berkehandak lain, beliau pergi terlebih dahulu meninggalkan saya dalam sebuah kecelakaan kerja.

Apa yang Kak Hendro ajarkan masih sangat jelas di kepala saya. Namun ketka saya melihat kenyataan di Republik ini, sosok teladan seorang pemimpin adalah hal yang cukup sulit di temukan. Saya meminjam foto dari Detikfoto. Dalam foto-foto tersebut di perlihatkan lah rombongan pejabat yang notabene berpendidikan tinggi dan seharusnya memiliki tingkat kesadaran yang tinggi akan keselamatan. Namun ulah mereka tak ubahnya tukang ojek di perkampungan. Mereka pergi ke sebuah tempat tanpa ada satupun dari mereka yang menggunakan helm..

Siapa siapa saja mereka?

  • Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat – Agung Laksono
  • Menteri Sosial – Salim Segaf Al Jufri
  • Menteri Pekerjaan Umum – Djoko Kirmanto
  • Gubernur Kalimantan Barat – Cornelius
  • Bupati Sambas – Juliarti
  • Kapolda Kalimantan Barat – Brigjen Pol Unggung Cahyono

Inilah cerminan negara kita. Ketika rakyat dipaksa untuk disiplin, para pemimpin malah menunjukan sikap terbalik. Sementara banyak orang menuntut penegakkan hukum lalu lintas, para pemimpin justru seolah menantang dan menertawakan mereka.

Jangan harap negara ini akan maju jika pemimpinnya saja berprilaku seperti orang tidak berpendidikan. (*)

Iklan

13 thoughts on “Ketika Pemimpin Tak Bisa menjadi Panutan

  1. kalo misalnya bisa berharap juga…kira2 kapan akan majunya ya 😀 .

    susah dan belum ketemu sama pemimpin yang bisa jadi tuntunan, saat ini hanya bisa melihat pemimpin sebagai tontonan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s