Antara Yamaha YZF-R15, YZF-R15 V 2.0, YZF-R125 dan sang petarung Yamaha YZF-R1

“Sport 150cc Yamaha ini masih punya kesempatan, namun kalau sampai konsumen sadar bahwa ia hanyalah Vixion yang dibedaki….” – (Baca lebih lengkap) Benny The Great.

Kalimat itu terngiang dikepala saya. Walau saya bukanlah pengamat motor yang jeli, apa lagi soal teknologi mesin, namun saya sudah memperhatikan soal disain Yamaha YZF-R15 sejak lama. Kita bisa lihat bersama di Yamaha YZF-R15 versi pertama, karakter V-ixion begitu jelas terlihat. Terutama di bagian buntut dan tanki. Tak lama setelah YZF-R15 booming menjadi topik di blog, keluarlah Yamaha YZF-R15 Ver 2.0. Apa lagi itu? cuma ganti body kok. tak banyak berubah, hanya sebuah motorsport dengan disain agak sedikit kaku.

Yamaha YZF R15 versi pertama

Yamaha R15, yang katanya memiliki DNA Yamaha YZF R1

Entah kenapa, saya menilai disain kedua versi Yamaha R15 ini agak maksa. Terutama di bagian body depan yang sedikit terlalu bongsor dan stang yang saya nilai agak terlalu tinggi. Hal ini lumrah, karena YZF-R15 awalnya adalah motor berkarakter sport cruiser. Akhirnya, dengan kapasitas yang ada, susunan mesin yang ada, jadilah V-ixion yang di berikan jubah balap. Sebuah motor (yang katanya) beraura sport dan ber-DNA YZF-R1, namun dengan fairing agak gombrong dan stang lebar.

Jika ingin bicara aura sport kental di motor berkapasitas imut, mengapa tidak mencoba melihat Yamaha YZF R125 yang memang disainnya diambil dari YZF R1. Perhatikan tarikan disain Yamaha YZF R125 yang dipasarkan untuk pasar Eropa ini. Garis runcing khas supersport Yamaha begitu jelas terlihat, walau mesinnya berkapasitas kecil, fairingnya tidak membuatnya terlihat kecil. Begitu juga dengan stang yang di buat berada sejajar tangki, membuat aura supersport (mini) semakin kental.

Yamaha YZF R125

Coba kita bandingkan dengan kakak kandungnya yang memang berdarah supersport. DNA YZF yang sesungguhnya.

YZF-R1 ksatria balap Yamaha

Nah, bagaimana? mana yang lebih layak disebut motor ber-DNA super sports? Manakah yang layak menjadi keluarga YZF yang sesungguhnya? YZF-R15 kah? atau YZF-R125? Silahkan pilih. Kalau cuma mau motor (mirip) supersport seperti R15, cukup beli body kit-nya saja, lalu pasang di V-ixion anda. Ga repot kan? Namun, penilaian kembali kepada anda. Penilaian ini saya berikan berdasarkan pengamatan saya tentang disain produk tersebut sejak lama.

Coba bandingkan aura supersport di dua motor teratas dengan YZF R1

Mau lihat lebih banyak? monggo cek video-nya.(*)

Iklan

24 thoughts on “Antara Yamaha YZF-R15, YZF-R15 V 2.0, YZF-R125 dan sang petarung Yamaha YZF-R1

  1. mungkin yg jadi pertimbangan ymh karna untuk penggunaan harian aj. coba bayangin kalo make r125 apa g “semplok” tuh boyok (setang lebih rendah, posisi jok pengendara juga lebih mundur). tapi kalo dilihat dari desain saya setuju dan g ragu sama sekali r125 lebih mencerminkan r1 dengan desain sport murni. kalo r15 v2.0 lebih ke sport harian.

  2. iya setuju, disain R15 ini saya juga nggak gitu sreg, kalau kata yang demen yamaha ngetawain CBR 150 sport touring, trus apa bedanya sama R15?? disainnya bener maksa, di runcing2in tapi ya itu tadi, stangnya tinggi šŸ˜€ haiyah…dan kalau dibandingin ya mending yg 125…
    salam

  3. Sepertinya YMKI Tidak berkiblat ke Indihe. NEW Viksi lebih ke arah R125 Keren…. BTW Beli Faring nya R125 D mana yo…..and $ berapa..Ngilerrr…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s