Hei, Jangan Tinggalkan Sampahmu Di Masjid!

Masjid di seberang kantor saya

Sholat Jumat hari ini saya laksanakan di masjid seberang kantor seperti biasanya. Tak ada yang berbeda dengan Jumat-an hari hari sebelumnya. Tatap ramai karena Masjid ini berada di sekitar perkantoran di Arteri Pondok Indah, tetap panas karena cuaca memang sedang terik, dan tetap berisik karena Masjid ini berada tepat di pinggir jalan. Namun ada hal yang setiap minggu membuat saya sedikit prihatin dengan prilaku beberapa orang yang menjalankan ibadah disini.

Karena Masjid ini selalu ramai tiap minggunya, tidak sedikit orang yang harus sholat di badan jalan, karena Masjid tidak mampu menampung banyaknya orang. Dan beberapa orang terkadang tidak membawa sajadah untuk menjalankan Sholat Jumat. Dan sebagian dari mereka membawa koran bekas sebagai ganti sajadah atau untuk mengalasi sajadah mereka jika mereka mendapat tempat di luar masjid.

Namun ironisnya, ketika Sholat selesai, beberapa orang membiarkan saja sampah sampah koran bekas itu berserakan di luar Masjid tanpa ada niat membawanya pulang atau membuangnya di tempat sampah. Pengurus Masjid-lah yang harus memunguti sampah-sampah itu setiap Minggunya. Bukankah Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan? Lalu kenapa orang-orang tersebut membiarkan sampahnya berserakan di tempat mereka menjalankan ibadah?

Sampah peninggalan orang tak bertanggung jawab

Jika kita coba sedikit membahas prilaku oknum-oknum ini, mereka saya kategorikan orang yang bertipe ‘tidak peduli dan tidak peka’. Mungkin mereka menganggap membuang sampah sembarangan adalah hal biasa. Atau mungkin mereka berfikiran “ah.. biarkan saja.. toh nanti juga ada yang membersihkannya…”. Jika saya hubungkan prilaku ini dengan prilaku berkendara, orang-orang yang suka meninggalkan sampah di Masjid ini mirip dengan mereka yang berkendara suka naik trotoar, menerobos lampu merah, parkir sembarangan dan sebagainya. Atau jangan-jangan, orang yang suka membiarkan sampahnya berserakan di Masjid, kelakuannya saat berkendara juga buruk? Hihihi..

Sudahlah, saya cuma ingin mengambil kesimpulan, jika seseorang tidak peka dengan hal mendasar seperti diatas, bagaimana dengan hal lain seperti berkendara dan lainnya? mengutip ucapan Mas Edo Rusyanto, ‘jangan cuma bisa berkomentar, tapi apa yang bisa kita perbuat untuk membuat semua lebih baik’. Jika kita melihat sampah berserakan di sekitar Masjid, tak ada salahnya kita memungutnya walau hanya 1 sampah saja. Karena itu akan sangan membantu para pengurus Masjid dan membuat rumah ibadah kita para umat Islam tampak bersih dan terhormat. (*)

Iklan

4 thoughts on “Hei, Jangan Tinggalkan Sampahmu Di Masjid!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s