Acara Musik Bikin Macet, Siapa Yang Dirugikan?

Minggu (15/05) sore kemarin, saya bersama istri berencana pergi untuk menghabiskan weekend sore ke Pizza Hut cabang Pamulang yang posisinya satu gedung dengan Carrefour Pamulang yang bersebrangan dengan Pamulang Square. Saya berangkat dari rumah saya di Permata Pamulang sekitar pukul 15.00 dengan mengendarai motor. Jarak dari rumah saya menuju Pizza Hut Pamulang sekitar 3 – 4 km dan dengan waktu tempuh dalam kondisi lalu lintas normal sekitar 15 sampai 30 menit.

Ketika saya baru keluar dari komplek perumahan, saya mendapati jalan raya dalam keadaan macet. Sempat heran karena macet di depan perumahan saya bukanlah hal yang biasa. Dan kalaupun macet, biasanya disebabkan truk besar yang menanjak dan menyebabkan jalanan agak tersendat karena didepan perumahan saya terdapat turunan dan tanjakan yang curam. Setelah melalui tanjakan tersebut, ternyata macet bukan disebabkan oleh truk. Di perempatan Parakan, kesemerawutan jalan lebih parah, sehinga ‘Pak Ogah’ yang biasa berjaga-pun kewalahan.

Setelah bersusah payah melewati pertigaan parakan, kemacetan tak kunjung hilang, dan ini berlangsung sampai SPBU Pertamina yang bersebrangan dangan perumahan Vila Dago Pamulang.

Macet yang nyaris tidak bergerak

Pembatas jalan-pun di lupakan

ABG macam ini memenuhi jalan

Semua tidak mau mengalah

Selain motor, banyak anak muda berjalan kaki menuju satu tempat

Disinilah saya mulai curiga, di kiri kanan saya banyak ABG yang mengendarai motor dan berjalan kaki seperti menuju ke satu tempat. Mereka banyak yang berkendara tanpa helm dan beberapa ada yang berkendara motor bertiga. Sampai di depan Bank Mandiri, kesemarawutan semakin parah. Motor, angkutan umum dan beberapa mobil pribadi seperti tidak sabar sehingga saling mendahului dan akhirnya menutup arus dari arah berlawanan. Terlebih di depan Setu Pamulang, jalan raya sudah benar benar dalam kondisi memprihatinkan. Selain lalu lintas sangat padat, di kiri kanan jalan banyak sekali remaja nongkrong, seakan menunggu sesuatu. Jarak tujuan saya hanya tinggal beberapa ratus meter, namun saya menghabiskan waktu hampir 30 menit.

Inilah Pemberi kontribusi terbesar pada kemacetan hari itu. Yang katanya mengundang SM*SH sebagai bintang tamu.

Ternyata, saat saya melewati Pamulang Square, disana SCTV sedang menggelar salah satu acara live nya. Yaitu Hip Hip Hura. Terang saja. penonton yang hampir tumpah kejalan raya dan kendaraan yang banyak parkir sembarangan membuat lalu lintas benar-benar semrawut. Tampak memang ada 4 mobil dinas Polsek Pamulang parkir di depan Pamulang Square, namun saat itu tak satu-pun petugas terlihat. Saya baru melihat mereka ketika saya pulang sekitar pukul 18.00. Itupun hanya 3 orang.

Mobil patroli Polsek Pamulang

Salah satu Polisi yang bertugas di lapangan. Tampak sedang ngobrol. Mungkin sedang berkoordinasi dengan warga masyarakat.

Jarak rumah saya dan Pamulang Square yang biasanya saya tempuh hanya 15 – 30 menit, kali ini saya tempuh sekitar 1 jam. Dan kalaupun macet, itu hanya dari sekitar Vila Dago dan tak separah ini. Ini gila! dengan sepeda motor saja waktu tempuh saya molor hingga 30 menit lebih!. Saya tidak membayangkan jika saya mengendarai mobil.

Setelah sampai di rumah sekitar pukul 19.00 saya lalu memperhatikan foto-foto yang diambil istri saya melalui ponselnya dan mencoba mengingat kembali apa yang terjadi tadi sore. Dan saya menyoba mengambil kesimpulan.

Rute macet dari arah Serpong menuju Pamulang Square. Belum termasuk arus dari Ciputat

Seharusnya SCTV dan mungkin bersama EO (Event Organizer)-nya sebagai penyelenggara acara tahu benar dalam memilih lokasi. Bukan sekedar startegis, namun tempat yang tidak bersinggungan langsung dengan jalan raya. Kemudian management Pamulang Square juga seharusnya menyadari keterbatasan tempat miliknya yang tidak mungkin mampu menampung membeludaknya penonton, yang akhirnya tumpah sampai kejalan raya. SCTV dan Management Pamulang Square-pun juga seharusnya memperkuat koordinasi agar hal seperti ini tidak terjadi. Perlu di ingat, di hari biasa saja, lokasi di depan Pamulang Square dan Carrefour Pamulang sudah sedikit tersendat. Apalagi jika ada acara macam ini.

Kemudian, Polisi juga seharusnya sudah mampu mendeteksi efek negatif dari acara ini dengan 2 pilihan. Pertama melarang sama sekali acara serupa yang akhirnya mengorbankan banyak pengguna jalan yang terjebak kemacetan parah. Atau pilihan kedua, menyiagakan aparatnya lebih banyak untuk benar benar mengatur lalu-lintas agar tidak ada parkir liar di pinggir jalan dan berkumpulnya orang diluar acara yang akhirnya menyebabkan kemacetan parah. Jika kekurangan personel, Polsek Pamulang bisa saja meminta penambahan aparat entah dari Polres Tangerang atau LLAJ setempat. Kembali lagi, Polisi seharusnya mampu mendeteksi hali ini ketika mengeluarkan izin kepada pihak penyelenggara dan pemilik tempat.

Kondisi sekitar Pamulang Square

Dibutuhkan koordinasi yang kuat antara pihak penyelenggara, pihak penyedia tempat dan aparat keamanan agar tidak ada yang dirugikan dalam penyelenggaraan acara serupa. Karena perlu di ingat, pada dasarnya jalan raya dibuat untuk kepentingan banyak orang. Dari kepentingan umum sampai darurat. Dan jalan raya sebagai sarana umum terpenting harus tetap steril hal hal yang mengganggu kepentingan orang lain. Jika memang Polisi memberi izin untuk penggunaan badan jalan atau semacamnya, Polisi harus berkoordinasi agar tidak ada yang di korbankan. Misalnya mengalihkan arus melalui jalur lain, dengan catatan jalur tersebut mampu menampung banyaknya pengguna jalan yang dialihkan. Selain itu, jalan pengalihan arus harus sama nyamannya dengan jalur yang ditutup. Bukan jalan kecil apa lagi jalan berlubang yang menjadi jalur pengalihan. Lain halnya jika ditutup karena musibah bencana alam.

Kondisi di depan Pamulang Square

Mobil patroli Polsek Pamulang

Kondisi di depan Pamulang Square

Namun, kembali lagi, tidak ada yang boleh dirugikan, teruratama masyarakat pengguna jalan. Pamulang hanya memiliki satu jalur utama. Dan Pamulang tidak seperti kota kota lain yang memiliki banyak pilihan jalan. Sarana umum-pun ada di jalur yang memang satu-satunya itu. Sebut saja, mulai dari pusat perbelanjaan, klinik umum sampai rumah bersalin. Bayangkan jika kita dalam kondisi darurat, namun harus terjebak macet 1 jam lebih hanya karena sebuah acara musik!

Curahan hati Ini tidak hanya ditujukan untuk SCTV, Management Pamulang Square dan Polsek Pamulang saja. Tapi juga untuk stasiun TV lainnya, yang pernah dan akan mengadakan acara serupa. Dan juga para pemilik tempat lain yang sebaiknya mempertimbangkan untung rugi dari acara serupa. Bukan hanya keuntungan sepihak, tapi juga keuntungan dan kerugian masyarakat luas.

Serupa untuk aparat kepolisian. Sebaiknya mempertimbangkan untung rugi sebelum mengeluarkan surat izin. Dan aparat sebaiknya lebih berkoordinasi dalam pelaksanaan acara serupa supaya tidak kekurangan petugas dilapangan yang menyebabkan kesemrawutan lalu lntas. Masyarakat-pun sebagai pengguna jalan di tuntut sabar jika menghadapi kondisi macam ini. Jangan memperkeruh keadaan dengan saling menggunting jalur. Tetaplah dalam antrian. Dan jika memang tak berniat menonton, janganlah menonton dari luar arena acara dengan memarkir kendaraannya sembarangan. (*)

Iklan

16 thoughts on “Acara Musik Bikin Macet, Siapa Yang Dirugikan?

    • yang hajatan juga harus mempertimbangkan untung ruginya di pihak pengguna jalan lain.. jangan cuma demi kepentingan pribadi… banyak orang jadi korban…

      Penegak hukum juga harus tegas tentang penggunaan sarana umum untuk kepentingan pribadi..

  1. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://entrydatabase.blogspot.com/

  2. iya gan hari minggu itu macet parah @_@

    saya yang tinggal di reni jaya saja, terpaksa putar balik membatalkan rencana ke pamulang square karena macet parah, dan ini sudah kejadian yang kedua kali nya acara musik di lakukan di pamulang square, yang pertama kali kalo gak salah sekitar akhir tahun 2010 CMIIW

    sudah seharusnya kemacetan yang terjadi akibat acara musik tersebut menjadi perhatian pihak penyelengara dan pihak keamanan

    -_-

      • tempo hari macet nya dari bunderan pamulang / unpam mas…. wasyemmm…. @_@

        sumpah tekewer-kewer dah, kalo hari libur gitu mau ke arah serpong yg lewatin pamulang square, nggak-nggak lagi deh lewat jalur konvesional, macet nya semprul, mending potong jalur lewat dalem tinggal muncul-muncul nya di villa pamulang

  3. pernah jg ketemu macam gini dongkol bgt, sebaiknya ditempat khusus, lapangan atau dimana saja shg tdk ada efek domino dg arus lalulintas jalan raya, kalau tdk dilarang saja, jakarta sdh kebanyakan orang bro

  4. Ping balik: (Update Artikel) Acara Musik Bikin Macet, Siapa Yang Dirugikan? « MotorBirunya Igfar

  5. itu bukan lgi ngobrol sma masyarakat… yg tampak pke baju polisi cuman 1 dan anggota intel 1 dan yg cewek itu kanit binmas.. kelihatan ny itu memang kaya masyarakat…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s