Kutipan Undang-Undang Tentang Penggunaan Sirine, Lampu Rotator dan Strobo

Sumber : Blog BikersGuide Magazine

Banyak rekan bikers yang masih mampertanyakan legalitas penggunaan Strobo dan Sirine. Berikut kami mengutip Pasal 59 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009, dan PP No. 44 Tahun 1993 Tentang Kendaraan dan Pengemudi.

Pasal 59 Undang-Undang No. 22 Tahun 2009

(1) Untuk kepentingan tertentu, Kendaraan Bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat dan/atau sirene.

(2) Lampu isyarat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas warna: a. merah; b. biru; dan c. kuning.

(3) Lampu isyarat warna merah atau biru sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b serta sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai tanda Kendaraan Bermotor yang memiliki hak utama.

(4) Lampu isyarat warna kuning sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c berfungsi sebagai tanda peringatan kepada Pengguna Jalan lain.

(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:

a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;

b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan

c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

(6) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan, prosedur, dan tata cara pemasangan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan pemerintah.

(7) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diatur dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

PP No. 44 Tahun 1993 Tentang Kendaraan dan Pengemudi

Pasal 65

Dilarang memasang lampu pada kendaraan bermotor, kereta gandengan atau kereta tempelan yang

menyinarkan :

a. cahaya kelap-kelip, selain lampu penunjuk arah dan lampu isyarat peringatan bahaya;

b. cahaya berwarna merah ke arah depan;

c. cahaya berwarna putih ke arah belakang kecuali lampu mundur.

Pasal 66

Lampu isyarat berwarna biru hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :

a. Petugas penegak hukum tertentu.

b. Dinas pemadam kebakaran.

c. Penangulangan bencana.

d. Ambulans.

e. Unit palang merah.

f. Mobil jenazah.

Pasal 67

Lampu isyarat berwarna kuning hanya boleh dipasang pada kendaraan bermotor :

a. Untuk membangun, merawat, atau membersihkan fasilitas umum.

b. Untuk menderek kendaraan.

c. Untuk pengangkut bahan berbahaya dan beracun, limbah bahan berbahaya dan beracun, peti kemas dan alat berat.

d. Yang mempunyai ukuran lebih dari ukuran maksimum yang diperbolehkan untuk dioperasikan di jalan.

e. Milik instansi pemerintah yang dipergunakan rangka keamanan barang yang diangkut.

Begitu juga POLDA METRO JAYA melalui website resminya menyebutkan :

Bagi pemilik kendaraan pribadi dilarang membunyikan sirine dan memasang lampu rotator jika tidak termasuk dari golongan tersebut di atas (yang masuk dalam golongan tersebut diatas pada PP nomor 44 Tahun 1993.red). (*)

Iklan

91 thoughts on “Kutipan Undang-Undang Tentang Penggunaan Sirine, Lampu Rotator dan Strobo

  1. polisi = penjahat = pemeras sama aja, alesan penegak hukum cuih!
    gw anti sama lo polisi!! mending kerjaan lu bener.. cuma bisanya cari duit dgn cara nilangin orang cari2 kesalahan..bener2 licik..sana lo bikin aturan seenaknya, dasar mentang2! lo berkuasa.. 😡

    • hehehee jangan pernah berburuk sangka sob.. 100% nggak smua sprti itu,, ya ibarat kata daalam sbuah prusahaan aja, apakah smua karyawanya 100% bener,, wkwkwkwkw,, benci boleh, tapi yaa be positif aja deh sob

    • Bener Bos Andri…ngapain pake ngomel lah,masih banyak urusan yang lebih penting ketimbang ngomongin polisi..kalo nurut ati kita gak bener, ngucap aja dalam hati “gw ga ridho!!!”..

  2. Susah kalo ga ada kesadaran dari individunya sendiri,penegak hukum sudah ga dianggap eksistensinya..saatnya kita tertibkan diri sendiri dulu mulai dari sekarang..

    • setuju gan.. apa lagi banyak glongan tertentu yang melakukan pembenaran sendiri ketika kepentingannya mulai tersentuh hukum.. coba hitung, berapa banyak orang/organisasi bermotor yang membela diri ketika kepentingannya menggunakan alat2 diatas mulai disentuh hukum?

    • Jiahhh Biker yang banyak sembarangan di jalan… sok berkuasa… kalo semuanya seenak jidatnya.. kacau lah jalanan..

      • Maaf sebelumnya saya lancang bertanya.
        Saudara punya kendaraan bermotor roda dua juga khan?saudara bisa mengendarai kendaraan bermotor roda dua juga khan?
        Berarti saudara juga adalah bagian dari BIKERS,tau apa artinya BIKERS?coba buka kamus bahasa Inggris,atau tanya guru bahasa Inggris.
        Terima kasih.

  3. bersiapkan polisi mengayomi hobi masyarakat???? n kenapa harus hanya aparat saja yang boleh….bukan nya isyarat itu untuk umum…sedang kan yg menggunakan jg memnbuthkan insyarat itu…. klo kita minta bantuan aparat trus apa mreka jg mau… minta kawal kliling kota saja minta di bayar…..
    communitas pakai itu juga demi keselamatan org lain,supaya di liat klo ada rombongan…..

    • plak!

      udah jagoan sampeyan??? pake strobo segala?!! heh!!! mau begaya?!! matiin tuh strobo! lepas! atau gw patahin trus gw gibeng lu pake nih strobo???!!!

      • udah jagoan sampeyan??? –> EMANGNYA AYAM JAGO
        pake strobo segala?!! heh!!! mau begaya?!! –> YA IYALAH BILANG AJA KALO GAK MAMPU BELI KAMU..
        matiin tuh strobo! lepas! –> KALO NGAK KENAPA??
        atau gw patahin trus gw gibeng lu pake nih strobo???!!! —> HAHAHA BERARTI LOE JUGA PUNYAK STROBO, GIBENG PAKE’ STROBO..

      • siapa loe nyet,mau jadi sok jagoan loe,bahasa loe gampang bikin orang naik darah tau gak,orang mau pake strobo/gak urusan dia,yg ketangkep dia ini bukan loe,bahasa loe udah kaya yg berkuasa di dunia aja loe….. taiiiii

    • bersiapkan polisi mengayomi hobi masyarakat????

      = Hobi dari segi apa dulu, apakah segi negatif atau positif

      communitas pakai itu juga demi keselamatan org lain..?

      = dilihat dari rombongan apa dulu,,>? apakah rombongan pengantar jenazah,,? atau rombongan kendaraan bermotorr yang bergerombol yang mengganggu ktrtiban jalan, yang gw sring lihat penggunaan alat lenong trsbut dignakan buat rombongan oknum komunitas dan klub cuman buat minta jalan kepengguna jalan lain, ya itung2 bantu buat trobos lampu merah.

      maaf klo kata2 gw kurang enak,,

    • kenapa musti rombongan?
      komunitas klo jalan bersama-sama sebaiknya dipecah-2 menjadi kelompok kecil nanti berkumpul lagi di tempat tujuan.
      saat menggunakan jalan umum, komunitas haknya sama dengan pengguna jalan lainnya.

      • kenapa musti rombongan? –> ITULAH MEMBEDAKAN KALO ITU CLUB/KOMUNITAS KALO SENDIRI2 BUKAN CLUB NAMANYA.
        komunitas klo jalan bersama-sama sebaiknya dipecah-2 menjadi kelompok kecil nanti berkumpul lagi di tempat tujuan. –> KALO SEANDAINYA ADA SALAH SATU TEMEN YANG YANG KECELAKAAN SIAPA YANG MAU BANTU ITU LAH GUNANYA KALO CLUB LAGI TOURING SALING MEMBANTU.
        saat menggunakan jalan umum, komunitas haknya sama dengan pengguna jalan lainnya.–> JUSTRU KEPOLISIAN MALAH MENGANJURKAN KEPADA CLUB UNTUK MENERAPKAN SAFETY RIDING DAN BISA DI CONTOH UNTUK MASYARAKAT.

      • Mksd ane td buat ngsih tau ada rombongan.. Mkanya make strobo sm toa.. emng pak polisi mau ngawal kita seharian? Psti ujung2nya duit

  4. Wah emang kadang rancu
    penggunaan strobo
    emang dr segi UU se salah tp
    msh byk juga yg pake. Padahal
    kalo ada razia mesti kena…

  5. yg paling bikin kesel klo dah ada alay pake lampu blakang warna putih…dah gitu terang banget..!!! bikin silau.. mungkin dikiranya keren sma gaul,, dasar alay…

  6. Bener ya klo g boleh pasang tp knp byk yg jual ya…???hukum diindonesia ini membingungkan,,,,sudah bukan rahasia lg deh,,,wkwkwkw

  7. POLISI JAHAT, POLISI SAMA PEMERAS………… jangan berkata gitu bro tidak semua polisi ” POLISI JAHAT, POLISI SAMA PEMERAS” yang berbuat hanyalah seorang oknum bro, kasihan pak polisi masyarakat bisanya cuman mengolok-olok, mencela, menghina, coba lihat prestasinya bisa menangkap gembong teroris dalam waktu singkat meskipun peralatan kepolisian sudah jadul hebat khan, negara adi kuasa ajah bertahun-tahun menangkap osama bin laden, coba minta bantuan polisi indonesia pasti cepat tertangkap…….kita menjadi korban kejahatan pasti minta tolong polisi khan………buktikan suatu hari pasti kamu butuh polisi, jangan menyerah pak polisi terus berjuang dan tegakkan hukum di indonesia………………………bravo

  8. alah semua sama ajah…ga ada yang bener dalam hal penindakan sesuatu dari polisi.lw memang sirine di larang,,,polisi tiap kota lah sebagai pelindung kami para bikers.yang penting kan safety,apa salahnya sh semua ini dilakukan para raiders???toh buat keselamatan juga.dan buat yang komen d atas,kalu memang sirine di larang d gunakan d motor pribadi,kenapa polisi juga pakai itu???toh sebaiknya yang pakai kan cuma motor pemerintah.jadi conto kita ya kepolisian juga.lw kalian pada marah dengan pemakaian srine,masuk n dekati club,n tanyakan secara reel kepada kepolisian kenapa para club memakai srine?
    salam bikers
    n salam polisi nu lalier

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s