Perabotan Lenong Saya dan Fungsinya

Sesekali, saya coba bercerita tentang atribut lenong yang terpasang di Si Biru, atau orang sering mengejek dengan sebutan ‘rice cooker’ atau ‘tukang siomay’. Yaitu box dan sidebox Givi saya. Atribut lenong ini memang tampak ribet bagi sebagian orang. Namun tidak untuk saya. Karena barang-barang ini punya fungsi masing-masing.

Saya termasuk orang beruntung ketika mendapatkan ke dua barang ini. Misalnya, Givi E450 harga barunya mungkin berkisar 1,6 juta. Tetapi, saya mendapatkan barang ini hanya seharga 1,1 juta.Ā  Walaupun bekas, itu-pun masih di beri keringanan 2x cicilan oleh sahabat saya.

Lain cerita dengan Givi E21 saya. Harga barang baru ini mencapai 2 juta rupiah. Namun saya mendapatkannya hanya dengan merogoh kocek 600 ribu rupiah. Sampai, seorang teman di HVC (Honda Vario Club) berani menawar sidebox milik saya ini dengan harga 1 juta rupiah. Tetapi tidak saya lepas.

Givi E450

Box dengan ukuran medium ini adalah salah satu bagian terpenting dari Si Biru. Box ini mampu membawa barang barang penting macam, helm cadangan, tas kecil saya, baju ganti dan peralatan mandi untuk berjaga jaga jika harus lembur dan menginap di kantor. Juga sedikit peralatan P3K macam plester, perban dan obat merah. Malah kadang saya harus mengangkut laundry titipan Ibu saya jika beliau menitipkannya untuk di cuci di laundry kiloan. Hehehe

Givi E21.

Side box ini lebih berfungsi sebagai space tambahan jika tail box tidak mampu lagi menyimpan barang tambahan dan juga agar bobot barang-pun terbagi dan tidak bertumpu pada satu box.

Untuk sidebox sebelah kanan, saya menggunakannya untuk menyimpan barang-barang macam jas hujan, rompi keselamatan, sarung dan sajjadah. Atau terkadang saya mengangkut perbekalan makanan saya untuk di kantor. Mulai dari telur, mi instan, sosis, nugget, kopi, dan banyak lagi.

Sidebox sebelah kiri.

Dan untuk sidebox sebelah kiri lebih untuk menyimpan barang barang kotor macam sepatu kets cadangan, kanebo, chainlube dan toolkits.

Sidebox sebelah kanan.

Praktis kan? isi rumah bisa saya angkut semua. Hehehe (*)

Iklan

7 thoughts on “Perabotan Lenong Saya dan Fungsinya

  1. keren mas brow, tapi untuk riding dalam kota jika pas terkena jam macet apa malah tidak merepotkan keberadaan kedua side box tersebut? šŸ™‚

    • alhamdullilah nggak. karena lebar box itu pas dengan lebar stang. Dan lagipula, saya termasuk bikers yang sabar. kalo gag muat, ya jangan dipaksa.. sbar aja.. biarin yg lain mendahului..

  2. keren bgt bgt ngelihatx,,cuma hargax,,ya ampun,,kalo beli yang baru,,bisa di buat beli motor bekas ntu,,hahaha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s