Duka untuk Mbak Melanie

Melanie Parmawatie (1978 - 2011)

“Sesungguhnya kita milik Allah, dan kepada Allah jualah kita kembali.”

Kalimat ini mengingatkan kita bahwa kita adalah makhluk ciptaan Allah, dan apabila Allah menghendaki, kapanpun kita bisa dipanggil oleh-Nya.

Kemarin, hari Minggu, 6 Febuari 2011, sebuah SMS salah satu pendiri TC Indonesia, Mas Edy Caplang masuk. SMS yang mengejutkan saya itu berbunyi:

Innalilahi wa innilaihi rojji’un..

Telah meninggal dunia Sist. Melanie (JMC/Mylist).

Rumah duka di Komp. Reni Jaya D7 No. 6 Pamulang

Berita itu sangat mengejutkan saya. Siapa menyangka, saya yang baru merencanakan untuk bertemu dengannya untuk mewawancarainya, ternyata beliau sudah pergi mendahului kita semua.

Melanie Parmawatie, menghembuskan nafas terakhir di RS Hasan Sadikin, Bandung, karena kecelakaan lalu lintas saat sedang touring bersama suami dan rekan-rekan bikers lainnya. Menurut informasi yang saya dapatkan, saat itu almarhumah sedang berada dalam rombongan turing  yang sedang melintasi jalur Purwakarta, Jawa Barat. Tanpa diduga, dari arah berlawanan ada anak-anak mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi menghajar sebuah gundukan tanah dan menyebabkan motor itu tak terkendali dan langsung menghantam motor yang dinaiki Sist. Melanie sebagai boncenger. Sist. Melanie terlempar sejauh 4 meter sampai 5 meter. Kecelakaan tersebut membuat Sist Melanie pingsan, dan kemudian Sist Melanie dibawa ke RS Purwakarta dan akhirnya dilarikan ke RS Hasan Sadikin untuk penanganan intensif. Namun, apa daya, ketika Allah berkehendak, kita hanya bisa pasrah, Sist. Melanie menghembuskan nafas terakhirnya di RS Hasan Sadikin, Minggu (06/02/2011), pukul 09.47 WIB.

Informasi ini membuat hati saya seperti ter-iris. Lagi, kecelakaan yang disebabkan oleh kecerobohan pengendara lain, atau bisa disebut faktor eksternal. Sampai kapan pengguna jalan kita sadar akan bahaya berlalu lintas? sampai kapan mereka sadar bahwa jalan raya bisa sangat mematikan? sampai kapan mereka sadar bahwa prilaku ceroboh mereka bisa membunuh orang lain?

Yang pasti saya sangat terpukul dengan kejadian yang dialami Sist Melanie. Namun kini semua tinggal kenangan. Apa yang di alami Sist Melani semoga bisa menjadi pelajaran berarti bagi kita semua. Bahwa, dalam kondisi aman berkendarapun kita bisa saja menjadi korban kecerobohan pengguna jalan lain.

Semoga Sist Melanie di lapangkan jalannya dan berikan tempat yang layak oleh Allah SWT. Dan semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat kesabaran atas cobaan ini. Amin

Dan juga semoga Allah melindungi orang-orang yang mau menghargai hak orang lain di jalan raya dan membukakan pintu hati para koruptor jalanan dan pembunuh jalanan untuk mau menghargai orang lain. Amin.

Selamat jalan Mbak Mel.. (Igfar-BGM)

Foto : Benny Novianugroho – http://bennythegreat.wordpress.com

Iklan

One thought on “Duka untuk Mbak Melanie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s