Fakta tentang si Biru. Suzuki Thunder 125 sahabat saya.

Biru, sahabat sejati selama 4 tahun ini.

Hampir empat tahun sudah saya menggunakan Suzuki Thunder 125. Suzuki Thunder yang saya beri nama Si Biru ini telah menjadi sahabat saya dalam suka dan duka. Biru tak pernah mengeluh dalam kondisi terburuk sekalipun. Bahkan ketika saya melewati masa-masa sulit dalam hidup saya dulu.


Biru yang nyaris di ‘rampas’ oleh leasing, berhasil saya ‘rebut’ kembali dengan perjuangan saya. Dan saat ini, saat godaan produk-produk anyar banyak terpajang di semua media, saya tetap bangga menggunakan Suzuki Thunder saya. Bahkan saya sempat tergoda menggantinya dengan Honda Tiger, Yamaha Byson sampai New Honda Megapro. Tapi, hubungan batin yang saya miliki dengan Si Biru membuat saya berat untuk melepasnya. Mengingat moment yang kami lewati sangat banyak dan berharga. Terlebih lagi, Biru adalah hasil keringat saya pertama kali bekerja.

Empat tahun menggunakan Suzuki Thunder 125 membuat saya semakin memahami mesin ini. Karen mesin ini tak hanya saya gunakan untuk pergi bekerja. Tetapi juga untuk berlibur ke luar kota.

Fakta Tentang Suzuki Thunder

  1. Suzuki Thunder 125 adalah Sepeda Motor dengan harga pas dikantong. Harga baru sekitar 15 juta, dan harga bekas berkisar 7 juta sampai 11 juta.
  2. Konsumsi bahan bakar Suzuki Thunder sangat irit. Sebagai contoh, Jika saya mengisi bahan bakar penuh dengan Shell Super seharga 80 ribu. Maka untuk rute Pamulang Kebayoran Lama, saya tidak perlu mengisi bahan bakar sampai dengan 8 – 9 hari. Bahkan sampai 10 hari.
  3. Untuk maximum speed dengan asumsi mesin standar, Thunder memang jauh di banding kompetitornya, apa lagi yang memiliki kapasitas mesin yang lebih besar. Namun, Thunder bukanlah mesin yang rewel untuk diajak perjalanan jauh. Bahkan di jalan rusak sekalipun.
  4. Dengan sidikit ubahan di kaki-kaki, membuat Thuder tanpak lebih kekar dan kokoh. Tidak kalah dengan kompetitornya.
  5. Kalau banyak yang bilang, sparepart Suzuki Thunder mahal dan tidak awet, itu bohong. Spareparts orisinil Thunder murah dan mudah didapat. Tersedia 2 sperparts resmi. SGP (Suzuki Genuine Parts) dan Indoparts.
  6. Banyak juga yang bilang bawa mesin Thunder rewel dan gampang rusak. Saya membuktikan selama 4 tahun menggunakan Thunder. Perbaikan termahal yang saya lakukan adalah saat mengganti Spull mesin yang terbakar. Itu-pun hanya berkisar 300 ribu rupiah. Sisanya hanya servis rutin berkala.

Empat tahun menggunakan Suzuki Thunder juga membuat Si Biru jauh berbeda dengan tampang awalnya dulu. Walau tidak banyak ubahan yang berarti, namun biru sudah jauh lebih kekar di banding saat pertama di beli 4 tahun silam.

Tahap 1 – 2007

Tahap 1. Ini adalah wajah Si Biru ketika pertamakali datang. Tak ada perubahan berarti. Hanya mengganti stang dan mewarnai velg dengan warna hitam.

Tahap 2 – 2007

Di tahap ke dua, masih tidak ada perubahan berarti. Hanya memasang wind shield, karet penutup shock breker depan dan mengganti klakson standar dengan klakson merk Hella.

Tahap 3 – 2007

Tahap ke tiga, saya memasang box Givi E33 pada si Biru dan juga cover/air scoop pada bagian tangki.

Tahap 4 – 2008

Pada tahap ke 4 ini, barulah saya mengganti velg bawaan standar dengan velg ber-merk TR-V. Dan hand guard imitasi.

Tahap 5 – 2009

Tahap ke 5 saya hanya mengganti spakbor belakang standar dengan spakbor Yamaha Mio.

Tahap 6 – 2009

Tahap ke enam, saya mencopot speedometer dan menggantinya dengan tachometer, Lampu utama juga saya geser ke bawah dengan breket buatan. Saya juga mencopot hand guard, agar kesan liar dari si Biru terlihat. Tak hanya itu, saya juga menggunakan knalpot racing.

Tahap 7a – 2010

Tahap ke 7 saya mengganti Givi E33 dengan Givi E450. Saya juga memasang sidebox E20 yang super besar. Sebagai informasi, breket yang saya gunakan saat itu breket imitasi yang tidak berumur panjang. Knalpot racing juga saya lepas.

Tahap 7b – 2010

Ini adalah tampilan Biru ketika tidak menggunakan box. Braket utama patah, yang mengharuskan saya mencopot dahulu semua box.

Hari ini – 2011

Ini adalah tampilan Biru saat ini. Saya mengganti box Givi E20 dengan Givi E21. Alasannya repot kalau harus menggunakan sidebox ekstra besar. Braket-pun saya gunakan orisinil Givi. Yaitu Givi MR4 plus breket sidebox Givi SB2000. Selain itu saya juga menggunakan engine guard/bar.

Sedikit tips untuk pemilik Suzuki Thunder agar mesin awet dan terus nyaman digunakan :

  • Jangan pernah sekali-kali menggunakan sparepart imitasi untuk Thunder kesayangan anda. Percayalah, dengan harga spareparts sedikit mahal, sparepart tersebut jauh lebih kuat dan awet dibanding spareparts imitasi.
  • Jaga Thunder anda dengan servis rutin berkala. Agar Thunder anda awet dan nyaman untuk terus digunakan.
  • Baca manual book Suzuki Thunder untuk mengetahui perawatan Thunder anda. Jangan sembarangan percaya pada ucapan orang tentang merawat Thunder. Manual book yang di sertai pabrik saat membeli Thunder adalah ‘kitab’ yang paling benar untuk perawatan Thunder anda.

So, Thunder ga kalah kok sama motor lain.. “Suzuki Thunder 125, ini motor gue!!”

456 thoughts on “Fakta tentang si Biru. Suzuki Thunder 125 sahabat saya.

  1. betul bgt bro…, semakin kita mensyukuri apa yg kita miliki insya 4JJI rejeki kita akan semakin bertambah dan berkah…, btw jujur gw sendiri belum pernah pake Thunder 125 tapi gw percaya bgt sama advantages yg bro kemukakan di atas.
    bravo Thunder 125…

    Salam Brotherhood,
    Triaji
    Honda Vario B 6936 CJL
    Honda Tiger Revolution Double Headlight B 6200 VBN

  2. mantap…saya jg punya thunder 125 warna merah kluaran 2009 akhir…tp msh standar sh, cma ganti spionny doank am nurunin shock dpnnya… bsa jd inspirasi buat sy nh buat modif 🙂

  3. Salut buat motor and penulisnya…..ditengah kepungan motor-motor “instant” jaman sekarang msh teteup cinta sama product yg berlogo “S”….sebagai pengguna GSX250 support terus product anda.

    • apapun produknya, yg terpenting adalah bagaimana kita mensyukuri dan merawatnya.. bukan begitu bro? lagian juga ga penting kalo kita hidup konsumtif dgn ganti2 motor… S ini udah lebih dr cukup untuk mendukung hidup saya sehari2..

      *kecuali godaan untuk membeli suzuki GSX1000RR 2010.. wekekekeke… amiinn

      makasih udah mampir..

  4. wah… foto nyang paling bawah bener-bener mantep banget…..
    kebetulan saya juga udah 2 tahun pake thunder 125 silver metalic, mang ga nyusahin tu mtor…
    tp sekarang lagi bingung ngatasin arm yg terus goyang, padahal dah 2 kali ganti yang ori tpi ttep z goyang, barangkjali bro punya masukan..
    barvo TC…

    • ane juga pernah goyang sekali bro.. kalo ga salah sekitar hampir 2 tahun lalu ganti seal arm.. tapi ga ada masalah sampai sekarang.. malah kemaren 8 bulan dipake offroad terus..
      ada beberapa kemungkinan :
      pertama, mungkin setelah ganti, medan yang bro lewatin cukup menyiksa arm..
      kedua, mungkin pemasangannya ga bener.. sebagai catatan, kalo ga salah seal arm Thunder dari plastik semi karet ya? dulu mekanik ane bilang, kalo masangnya ga bener, bakal cepet pecah..

      mungkin lebih aman coba di ganti di Beres Suzuki besar macam Suzuki Saharjo.. jadi kalo rusak lagi ada jaminan.. seklian cek fungsi lain.. kali aja ada yg salah di sistem kerja armnya.. jangan lupa minta jaminan spareparts..

      makasih bro udah mampir….

  5. foto-nya bagus2…saya suka pencahayaan dan efeknya…

    saya jg pake suzuki, tapi bukan thumder….walopun warnanya sama :p

  6. ane juga pake thundi biru, dah 4,5 tahun , tiap tahun PP palembang jakarta. ada tips biar tampak luar mesin selalu bersih yaitu digosok pake sabun colek tiap kali cuci.

  7. mantap thundernya!!! modifikasinya bagus (bisa kasih rinciannya mas?), saya juga pengguna baru thunder 125, ditengah gempuran motor ber CC besar dari india, tp tetap thunder pilihan saya, karena saya tahu teknik marketing motor2 dr india tersebut, mengeluarkan CC besar tp belum tau kualitas nya seperti apa. dari segi irit, kenyamanan, spare part (masa beli spare part harus liatin part yg rusak sm stnk wtf haha, lah klo mau stock gmn?) dll.

    Tapi yg penting benar itu tulisannya, syukuri dan tetap rawat kendaraan apa yg kita punya.

  8. mantap motornya bro.. ane pemakain thunder biru 2006

    kalo papasan di pamulang klakson yaa broo, ane juga lokasi pamulang nihh..haha

    B 6801 NPX

  9. bang ana jg pemake thundie 05…wkwkwk..gak ada selahnya..tp yg penting accu nya tokcer.. ana tour keliling pelosok jabar..sampe jogja.. pk tuh motor.. memang irit..empuk..lumayan siip. tp sekarang ana bl nmp ..hehehe jd suka bingung jg ada motor 2 ntuk turing naek n turun gunung…22nya sm enaknya…….wassalam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s