Kota Carut Marut

Saya sudah tinggal di Pamulang sejak 1998. Yang kini menjadi pusat pemerintahan Tangerang Selatan. Banyak perubahan yang saya saksikan. Salah satunya pembangunan Universitas, rumah sakit sampai pusat perbelanjaan.

Sejak saya bertempat tinggal di Pamulang, saya sering melintasi Ciputat untuk hampir semua aktivitas saya. Ciputat adalah salah satu jalan akses dari Tangerang Selatan menuju Jakarta, selain Pondok Cabe. Disini pun saya menyaksikan banyak perubahan. Salah satunya pembangunan fly over yang dirasa tidak membantu mengatasasi kemacetan.

Ciputat Masa Kini

Ciputat Masa Kini

Namun ada sebuah hal yang menggagu saya hingga saat ini. Dan pastinya mengganggu masyarakat pengguna jalan lainnya. Termasuk warga sekitar. Apa itu? SAMPAH. Perlu diingat, Ciputat memiliki 2 pasar tradisional. Yaitu Pasar Ciputat dan Pasar Cimanggis. Kedua Pasar ini menjadi penghasil sampah terbesar. Namun hingga saat ini saya memperhatikan tidak ada upaya maksimal untuk menanganinya.

Dan entah bagaimana, pemandangan sampah tidak hanya ada di sekitar pasar tersebut. Tapi juga memenuhi pembatas jalan yang berada di tengah. Saya menduga, sampah ini milik warga sekitar atau milik tempat tempat usaha di sepanjang jalan Ciputat.

Proses penanganan sampah ini-pun saya rasa sangat lambat. Sampah disekitar pasar tersebut bisa sampai menggunung dan menimbulkan bau tak sedap. Pasti! Kurangnya kesadaran masyarakat, ditambah lambatnya penanganan pihak terkait, lengkap sudah. Ciputat menjadi kota sampah.

Hampir terlewat, ditambah kemacetan. Salah satu akses menuju Jakarta ini tidak dilengkapi terminal. Semua angkutan umum mencari penumpang di pinggir jalan. Semakin lengkap sudah. Sampah, ditambah macet, plus kesadaran rendah masyarakat, jadilah Kota Carut Marut.

Kesemerawutan Ciputat terlihat dari Fly Over-nya

Halo Walikota Tangerang Selatan. Pekerjaan Rumah anda sangat menumpuk. InsyaAllah saya akan membantu anda dengan memulai dari diri saya sendiri. Stop complain, and do something!

*tunggu foto gundukan sampah yang lebih amazing lagi..

Iklan

3 thoughts on “Kota Carut Marut

  1. Foto kedua dan ketiga dari atas itulah yang bikin gw menderita tiap pagi…

    Kritik dikit ah… yang kalimat : “Ciputat adalah satu jalan akses dari Tangerang Selatan menuju Jakarta, selain Pondok Cabe.”
    untuk kata “satu jalan” mendingan direvisi jadi “salah satu” far…soalnya jadi rada rancu kalo dibaca orang…(kalo dibaca gw sih ga,pan gw bukan orang :D)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s