Kualitas Jalan Raya Kita

rusak1

Pernah menghitung, berapa korban kecelakaan lalu lintas dijalan raya? Dan diantara korban tersebut apakah anda pernah menghitung, berapa korban kecelakaan akibat faktor jalan raya? Dan apakah anda pernah mengeluh dengan kualitas jalan raya dinegara kita? Saya termasuk orang yang sering mengeluhkannya. Pihak pihak terkait terlalu lama memperbaikinya. Kalau sudah ada korban, baru deh diperbaiki.

rusak2

Inilah yang terjadi di salah satu jalan Protokol kebanggan kota Jakarta. Jalan Gatot Subroto, jalan yang tidak hanya dilewati oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Tapi juga warga negara asing yang berkantor atau sering melintas di sana. Lubang lubang disana sangat banyak dan cukup dalam. Dan menurut pengamatan saya ada beberapa titik yang lubangnya cukup dalam. Sangat berbahaya jika dilalui sepeda motor.

Akhirnya jika disaat malam hari, banyak motor lebih memilih melewati jalur busway dikarenakan, busway dirasa lebih aman ketimbang melewati jalur umum. Inilah pelanggaran lalu lintas dengan faktor sebab-akibat. Atau gampangnya, “dari pada gw mati konyol ngehajar lobang, mending ditangkep Polisi.”

Menurut saya, yang menjadi permasalahan adalah bukan sempat atau tidak sempat mereka meng-aspal untuk perbaikan. Tetapi, kualitaslah yang cenderung berpengaruh. Sebagai contoh, beberapa minggu lalu saya sudah melihat beberapa point di Gatot Subroto sudah diaspal. Tetapi baru minggu kemarin saya melihat, aspal2 tersebut mulai retak dan bolong. Bagaimana ini? Sama dengan halnya lubang di bunderan Pondok Indah. Lubang itu cukup parah dan lebar. Kemudian di aspal dengan hasil tambelan agak lebih tinggi dari permukaan lainnya. Tapi yang terjadi adalah, 2 minggu kemudian aspal tersebut sudah hancur dan baru diperbaiki lagi sekitar 1 – 3 minggu berikutnya. Bayangkan, berapa uang yang terbuang untuk sebuah proyek perbaikan jalan yang dilakukan 2 kali di tempat yang sama. Padahal, dengan kualitas maksimal, lubang lubang itu sudah tertutup rapih hanya dengan sekali perbaikan.

Kenapa kualitas perbaikan begitu rendah? Tentunya buget perbaikan jalan tidaklah kecil. Kemana uangnya? Padahal proyek ini menyangkut nyawa manusia. Dan perlu diingat, perbaikan perbaikan ini juga berasal dari pajak yang kita bayarkan setiap tahun.

Biarkan pertanyaan itu dijawab dalam hati.

Iklan

One thought on “Kualitas Jalan Raya Kita

  1. menurut gw, proyek perbaikan jalan itu pastinya dijadikan lahan ‘basah’ dunkz…dengan kualitas rendah, pastinya perbaikan akan dilakukan berulang2 dan itu merupakan lahan cari duit buat pihak yang terkait. Sebenernya publik/masyarakat bisa menuntut pemerintah (daerah) loh…istilahnya Class Action… karena-dalam kasus ini-jalan raya merupakan tanggung jawab Pemerintah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s